21 Okt 2009

Fikir Teras Pemikir

Pemikir itu kikir
Dengan masa dan tenaga,
Setiap kata berharga, setiap masa permata

Pemikir itu zikir
Pada setiap halus nafas
Pada setiap bait laku

Pemikir itu sifir,
Mencongak langkah tubuh
Untuk menghindari getir

Pemikir itu zahir
Yang keluar bertemu tamu,
Tidak menunggu menghulur bahu.

Pemikir itu fakir
Dari kamar duniawi
Lemas dalam cawan maknawi



ikhsaninsan

zahir tercipta
Setiap orang yang berusaha untuk meninggikan kalimah Islam boleh menggunakan segala yang ada padanya seperti harta benda, jiwa raga, pena (penulisan), dan lisan (dakwah).
-Sayyid Abul 'Ala al Maududi-